Menerima kunjungan dari Mabes Polri

Kamis, 26 Sya’ban 1437 H bertepatan 02 Juni 2016, Panitia Pelaksana Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia dan pengurus Yayasan Pendidikan dan Dakwah AKUIS menerima kunjungan dari Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri) bersama jajarannya dari Polda Sumsel dan Polres Banyuasin. Tim kunjungan dari Mabes Polri dan jajararannya ini diterima di ruang musyawarah Sekretariat Pusat Mudzakarah Ulama yang berada komplek Ma’had Al-Islamiy Aqu- Lu el Muqoffa, Yayasan Pendidikan dan Dakwah Amanat Kesejahteraan Umat Islam (AKUIS).

Tim kunjungan dari Mabes Polri dan jajararannya ini dipimpin oleh pimpinan rombongan Bapak AKP Junaedi, S.H. sebagai Kanit Satgasus Intel Bantelkam POLRI, didampingi oleh Mereka disambut oleh Pengurus Pusat Yayasan Pendidikan dan Dakwah Amanat Kesejahteraan Umat Islam (AKUIS) dan Imamul Adhom Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia serta Panitia Pelaksana Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia (MUTD). Adapun maksud kunjungan ini dalam rangka “Tali Asih” atau mempererat hubungan silaturahim antara saudara muslim. Pada hari yang sama juga merupakan jadual musyawarah rutin Dewan Perancang dan Panitia Persiapan Mudzakarah Ulama (DP3MU) dalam program Silaturahim Dua Bulanan ke-9. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya pada tanggal 19 Mei 2016, panitia pelaksana dan pengurus yayasan telah memberikan berkas tentang keberadaan yayasan dan kepanitiaan yang diperlukan bagi kepentingan tugas mereka.

(Foto : Arsip YPD AKUIS/Azwar Hari l Acara silaturahim dan tali asih Tim Mabes Polri dengan jajaran pengurus YPD AKUIS dan Panitia Pelaksana Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia)

Dalam acara tersebut, Ustadz Wahadi sebagai ketua umum yayasan memaparkan tentang keberadaan yayasan dan program-program yayasan, termasuk keberadaan kepanitiaan yang akan menyelenggarakan MUTD pada bulan Desember nanti merupakan wujud dari program yayasan di bidang dakwah. Ketua Panitia Pelaksana, Ustdaz Arbani Al Semuntuli yang juga sebagai pengurus yayasan menyampaikan perihal MUTD yang insya Allah akan digelar pada bulan Rabi’ul Awwal 1438 di penghujung tahun 2016. Selanjutnya, Bapak AKP Junaedi, S.H menyampaikan bahwa beliau sangat tidak menyangka dan sekaligus mengapresiasi sambutan kunjungan yang dilakukan oleh panitia dan pengurus yayasan. Beliau juga menjelaskan bahwa pada dasarnya apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah dalam rangka untuk membuat situasi  kondisi yang kondusif dan aman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sudah sepantasnya tugas POLRI bertugas mendeteksi bagi gerakan yang bertentangan dengan kesatuan NKRI bagi kepentingan masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, kunjungan ke pondok pesantren merupakan langkah yang tepat untuk menyambung tali asih dalam rangka mengemban tugas tersebut. Terutama dalam tugas hal menjaga keamanan dan kenyamanan bersama dalam NKRI, karena disatu sisi harus selalu diingat pada dasarnya Indonesia dan masyarakat bangsa yang merdeka atas berkat rahmat Allah SWT ini dirintis dan dipelopori oleh Ulama/Kiyai bersama para santri dan jamaahnya. Beliau juga mengatakan bahwa beliau dan jajarannya di Mabes Polri akan membantu panitia pelaksana dalam urusan mendapatkan izin kegiatan dari Mabes Polri. Sikap tersebut diwujudkan dengan pernyataannya agar panitia pelaksana menghubunginya pada saat mengurus perizinan ke  Mabes Polri di Jakarta.

Dipenghujung acara tim dari Mabes Polri memberikan bingkisan untuk Ma’had Al Islamiy Aqu-lu el Muqoffa, Yayasan Pendidikan dan Dakwah AKUIS. Sebaliknya, pengurus yayasan pun memberikan cinderamata kepada tim dari Mabes Polri. Acara ini ditutup dengan foto bersama dan santap siang setelah shalat Dzhuhur.

(Foto : Arsip YPD AKUIS/Azwar Hari l Pengurus Yayasan Pendidikan dan Dakwah AKUIS bersama jajaran Panitia Pelaksana Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia dan Tim Mabes Polri menyempatkan waktu untuk berfoto bersama didepan gerbang AKUIS yang dipasangi spanduk mengenai tekad bersama dalam segala bentuk radikalisme)